@hendra ala kadarnya. Gambar tema oleh Xaviarnau. Diberdayakan oleh Blogger.

Senin, 27 Februari 2012

Ikan arwana (Scleropagus sp.) yang hampir punah

0 komentar
Ikan arwana (Scleropagus sp.) termasuk ikan khas perairan tawar Indonesia yang mempunyai nilai ekonomi tinggi dan merupakan salah satu komoditi perikanan yang berprospek pasar sangat baik di dalam dan luar negeri. Awalnya, pemanfaatan arwana di alam oleh masyarakat adalah sebagai ikan konsumsi. Namun kemudian, dieksploitasi besar-besaran menyusul permintaan pasar yang tinggi, sejak ikan ini dikenal sebagai ikan hias berkelas dengan harga mahal. Berdasarkan hasil penelitian, populasi ikan arwana mengalamai penurunan drastis di habitat alaminya, karena kondisi habitat yang menurun, semakin kurangnya lokasi pemijahannya (spawning ground), serta eksploitasi oleh masyarakat dalam segala tingkatan umur (dari telur yang baru menetas hingga induk).
 
            Secara zoogeografi, Indonesia memiliki 2 (dua) kelompok jenis ikan, yaitu kelompok ikan Oriental (Asia) yang merupakan ikan-ikan yang terdapat di Indonesia bagian Barat, dan kelompok Australian yang banyak terdapat di Indonesia bagian Timur (Papua). Jenis ikan di bagian Timur berkerabat dekat dengan jenis ikan di Australia, karena berasal dari lempeng bumi yang sama, yaitu lempeng Gondwana. Sedangkan jenis ikan di Indonesia bagian Barat berasal dari lempeng Eurasia.
 
            Arwana jenis super red Scleropagus formosus merupakan spesies endemik yang hanya terdapat di danau-danau dan Daerah Aliran Sungai (DAS) Kapuas, Propinsi Kalimantan Barat. Penyebarannya dapat ditemukan di sepanjang aliran Sungai Tawang, Sungai Puyang, Sungai Seriang, Danau Sentarum, Danau Aji, Danau Saih, Danau Maid, dan Danau Siluk.
 
Klasifikasi
            Di dalam sistem klasifikasi, ikan arwana termasuk famili Osteoglossidae. Di Indonesia sendiri terdapat empat jenis arwana (berdasarkan morfologi dan genetikanya), yang masing-masing memiliki ciri-ciri morfologi yang hampir mirip, namun tetap berbeda.
 
Morfologi
            Ikan arwana termasuk ikan hias yang cukup besar bila dipelihara dalam akuarium. Secara umum memiliki ciri-ciri yang mudah dikenali, yaitu : badan pipih memanjang, punggung hampir lurus mendatar mulai dari moncong sampai pangkal sirip punggung. Mulutnya lebar dan miring atau menghadap ke atas. Pada dagunya terdapat dua sungut yang besar. Sisiknya lebar dan kasar serta dihiasi oleh garis-garis. 
 
            Ikan arwana memijah  selama musim penghujan, matang telur dalam umur 2 tahun, atau pada saat panjang total mencapai 30-45 cm. Tiap kandungan telur yang  matang berisi 20-30 butir telur. Ikan muda diteteskan dalam mulut induk betinanya.
 
            Sedangkan ciri khusus ikan arwana dari masing-masing spesies adalah :
1.      Spesies Scleropages formosus
a.       Nama lokal :  Tangkuso/tangkoleso (Palembang), peyang/tangkalasa (Kalimantan), silok (Kalimantan Barat), mamang jawan (Sumatera Selatan), taliso (Sumatera Tengah).
b.      Nama Inggris :  Asian Bonytongue
c.       Sisik pada gurat sisi berjumlah 21-24 sisik.
d.      Panjang total ikan dewasa bisa mencapai lebih dari 80 cm.
e.       Bagian punggung berwarna hijau, bagian perut berwarna hijau kekuningan atau keperakan.
f.       Penyebarannya terdapat di Lampung, Palembang, Bangka Belitung, Riau, Sintang dan Kapuas Hulu.
g.      Habitatnya adalah sungai dan rawa.
 
2.      Spesies Scleropages legendrei
a.       Nama lokal :  Arwana
b.      Nama Inggris :  Super Red Arowana
c.       Ketika siap memijah, operculum, sisik sisi, dan membran sirip berwarna merah berkilau dengan corak warna yang bervariasi, dari keemasan hingga merah tua.
d.      Memiliki maxilla dan sirip dubur terpendek diantara spesies lainnya.
e.       Penyebarannya terdapat di Sumatera dan Kalimantan.
f.       Habitatnya adalah sungai. 
 
3.      Spesies Scleropages macrocephalus
a.       Nama lokal :  Arwana
b.      Nama Inggris :  Silver Asian  Arowana
c.       Badan berwarna abu-abu gelap pada bagian belakang dan perak pada bagian sisinya, serta keperak-perakan pada bagian perut.
d.      Memiliki kepala paling lebar diantara spesies lainnya.
e.       Penyebarannya terdapat di Sumatera dan Kalimantan.
f.       Habitatnya adalah sungai. 
 
4.      Spesies Scleropages aureus
a.       Nama lokal :  Arwana
b.      Nama Inggris :  Red-tailed Golden
c.       Ketika siap memijah memiliki warna emas berkilau pada operculum, sisik sisi, dan bagian perut, membran sirip dada serta sirip perut, sedangkan bagian belakang berwarna gelap.
d.      Memiliki maxilla yang lebih pendek dari jenis S. Formosus dan S. Macrocephalus.
e.       Penyebarannya terdapat di Sumatera dan Kalimantan.
 
Pakan
            Ikan arwana termasuk jenis ikan Omnivora (pemakan segala). Makanan ikan ini adalah ikan-ikan kecil, udang-udangan, tanaman air, dan serangga.
 
Bentuk Ancaman
a.       Penangkapan berlebihan (over fishing)
b.      Kerusakan dan fragmentasi habitat
c.       Konversi atau pengalihan fungsi lahan
d.      Pencemaran
e.       Penebangan hutan
 
Upaya Pelestarian
a.       Penentuan reservat ikan (konservasi in-situ)
b.      Penangkaran (konservasi ex-situ)
c.       Restocking
d.      Penegakan hukum
e.       Pengembangan kearifan lokal
f.       Sosialisasi kepada masyarakat
 
Sumber :     Direktorat Konservasi dan Taman Nasional Laut, Kementerian Kelautan dan Perikanan

Ditulis Oleh : HMJBiologi ~ - Adick' Creator™

Anda sedang membaca sebuah artikel yang berjudul Ikan arwana (Scleropagus sp.) yang hampir punah,, Terimakasih atas kunjungan Anda serta kesediaan Anda untuk membaca artikel Diatas. Semoga artikel tersebut bermanfaat untuk anda ....

:: Terima kasih ::

Komentar Sahabat
Komentar Sahabat

0 komentar:

Posting Komentar